Waktu berjalan tanpa kompromi. Tahun demi tahun berlalu, membawa setiap orang pada peran, tanggung jawab, dan kesibukan yang semakin beragam. Namun di tengah dinamika kehidupan tersebut, silaturahim tetap menjadi fondasi penting yang menjaga keterhubungan antarmanusia. Nilai inilah yang menjadi pesan utama dalam sambutan perdana Ketua Alumni MA Al-Huda Angkatan 2001 terpilih, Ayi Rudiana, M.Pd, yang disampaikan secara tertulis melaui WAG Alumni angkatan 2001
Kegiatan pemilihan ketua tersebut dilaksanakan di Kedai Amat Senang, Banjaran, dalam suasana yang hangat, santai, namun sarat makna. Tempat ini menjadi ruang temu yang merepresentasikan semangat kebersamaan alumni—sederhana, terbuka, dan penuh keakraban.
Sebagai Ketua Alumni MA Al-Huda Angkatan 2001 terpilih, Ayi Rudiana, M.Pd menyampaikan sambutannya dengan nada reflektif dan penuh rasa syukur. Sambutan tersebut tidak menekankan pada formalitas jabatan, melainkan pada penguatan nilai silaturahim yang selama ini telah terjaga, meskipun para alumni telah menempuh jalan hidup masing-masing.
Berikut adalah teks sambutan Ketua Alumni MA Al-Huda Angkatan 2001 terpilih, Ayi Rudiana, M.Pd, yang disampaikan secara tertulis melalui WAG Alumni
Bismillah
Waktu terus berjalan, dan kehidupan membawa kita pada peran serta kesibukan masing-masing. Namun di balik semua itu, ada satu ikatan yang semoga tak pernah pudar, yaitu ikatan silaturahim sebagai keluarga besar alumni MA Al-Huda angkatan 2001.
Dengan penuh rasa syukur, disampaikan terima kasih kepada seluruh rekan alumni yang hingga hari ini masih menjaga hubungan, saling menyapa, dan tetap terhubung, meskipun jarak dan waktu sering kali menjadi tantangan. Perhatian kecil, sapaan sederhana, dan kehadiran di ruang kebersamaan ini memiliki arti yang sangat besar.
Melalui WAG ini, mari kita terus merawat silaturahim dengan penuh keikhlasan, tanpa beban dan tanpa tuntutan. Karena dari hubungan yang terjaga, lahir rasa saling peduli, kekuatan, serta keberkahan yang sering kali datang tanpa disadari.
Insya Allah ke depan akan ada ikhtiar bersama dalam bentuk kegiatan dan program alumni. Besar harapan agar setiap masukan, ide, dan saran dari rekan-rekan alumni dapat menjadi bagian dari langkah kecil yang kita bangun bersama, sesuai dengan kemampuan dan kondisi masing-masing.
Semoga Allah SWT senantiasa menjaga hati kita dalam kebersamaan, melapangkan langkah dalam kebaikan, dan menjadikan silaturahim ini sebagai amal yang bernilai di sisi-Nya.
Jazaakallahu Khairan.
Isi sambutan tersebut menegaskan bahwa kekuatan alumni tidak selalu lahir dari pertemuan besar atau kegiatan formal, melainkan dari konsistensi menjaga hubungan. Sapaan sederhana, perhatian kecil, dan kehadiran dalam ruang komunikasi bersama—seperti WhatsApp Group alumni—dipandang sebagai bentuk nyata kepedulian yang bernilai besar.
Lebih lanjut, sambutan ini juga membuka harapan akan adanya ikhtiar bersama ke depan. Program dan kegiatan alumni direncanakan sebagai langkah kolektif yang dibangun secara bertahap, dengan prinsip kebersamaan dan kesadaran akan kondisi masing-masing alumni. Tidak ada tuntutan, yang ada hanyalah ajakan untuk berkontribusi sesuai kemampuan.
Dengan sambutan perdana ini, kepemimpinan Ayi Rudiana, M.Pd sebagai Ketua Alumni MA Al-Huda Angkatan 2001 diharapkan mampu menjadi pengikat dan pengarah kebersamaan alumni. Sebuah kepemimpinan yang tidak berorientasi pada kebesaran agenda, melainkan pada ketulusan menjaga hubungan.
Intinya sederhana tapi dalam: silaturahim dijaga, kebersamaan dirawat, dan langkah ke depan dibangun bareng-bareng. Pelan, tapi konsisten. Dan itu justru yang bikin kuat.
.png)
0 Komentar